Kolaborasi bersama Kepala SMP N 1 Kelapa

Senang dan bangga karena bisa berbagi praktik baik dengan salah satu sekolah penggerak angkatan 2 di Kab. Bangka Barat. Terima kasih atas sambutannya yang hangat.

Si GoE macan (Implementasi Google Worskpace for Education dalam Pembelajaran Pasca Pandemi

Kolaborasi Sahabat Teknologi Kep. Bangka Belitung dan Bengkulu

Praktik Baik Multimedia Pembelajaran Interaktif

Kolaborasi Sahabat Teknologi Kep. Bangka Belitung dan Ketua MKKS SMP Bangka Barat

Vlog Tugas Akhir PembaTIK Level 4

Pembelajaran Inovatif Berbasis Proyek dengan Memanfaatakan TIK dan Bermuatan Kearifan Lokal

Sabtu, 29 Juni 2024

19 Langkah Mudah Membuat Portofolio Digital

Di era digital ini, portofolio digital menjadi semakin penting bagi para calon Guru Penggerak. Portofolio digital merupakan wadah untuk menampilkan pencapaian, pengalaman, dan kompetensi Anda sebagai seorang pendidik. Dengan portofolio digital yang menarik dan informatif, akan dapat meningkatkan peluang Anda untuk lulus menjadi Guru Penggerak.

Membuat portofolio digital tidaklah sulit. Anda dapat menggunakan berbagai platform online, pada Pendidikan Guru Penggerak Anda akan diarahkan untuk membuat portofolio digital dengan Google Sites. Google Sites adalah layanan gratis dari Google yang memungkinkan Anda untuk membuat website dengan mudah dan cepat. 

Berikut adalah 19 langkah mudah membuat portofolio digital dengan Google Sites bagi Calon Guru Penggerak, langkah-langkah ini juga bisa diikuti oleh siapa saja dengan menyesuaikan konten sesuai kebutuhan masing-masing (penulis menyarankan pembaca untuk menggunakan perangkat laptop/komputer desktop/chromebook untuk mengikuti langkah-langkah ini): 

1. Pastikan Anda sudah masuk (log in) ke akun belajar.id yang Anda miliki.

2. Klik "titik 9" (Fitur Google Workspace for Education) untuk menemukan fitur Google Sites
3. Klik fitur Googel Sites 
4. Anda bisa menggunakan beberapa template yang sudah disediakan. Pilih tanda + bila ingin membuat sendiri. Disini penulis akan menjelaskan langkah cara membuat sendiri. 
5. Beri nama Google Site Anda, contoh; "Portofolio Digital Amir Hamzah"
6. Untuk menambah halaman (page), klik pages/halaman, kemudian klik tanda +, 

7. Untuk nama halaman disarankan yang berkaitan dengan Pendidikan Guru Penggerak, misalnya: Modul PGP (sub halamannya Modul 1, 2 dan 3, Ruang Kolaborasi, Demonstrasi Kontekstual, dsb), Aksi Nyata, Pendampingan Individu, Lokakarya dan sebagainya. Klik "done/kerjakan" untuk menyelesaikan.
8. Klik titik 3, untuk membuat sub halaman. Kemudian pilih add subpage (sub halaman)
9. Tambahkan halaman sesuai kebutuhan Anda sebagai Calon Guru Penggerak

10. Untuk mengisi konten portofolio digital Anda klik insert/sisipkan. Kemudian Anda tinggal memilih konten bentuk apa yang ingin disisipkan/masukan. Apakah berupa text, foto, embed, link (youtube, blog, google drive, social media), Google Docs, Sheets, Slides, Forms, Charts, Maps.   
11. Silakan gunakan portofolio digital untuk mendokumentasikan setiap rangkaian kegiatan Pendidikan Guru Penggerak. Klik insert untuk menyisipkan konten. 
12. Tambahkan text memberikan informasi terkait konten yang ada.  
13. Pilih insert, lalu klik text box. Anda bisa mengubah font dan ukuran font sesuai selera. Drag/tarik teks ke bagian atas/bawah/samping konten. 
14. Untuk mengganti tema, ikuti langkah berikut ini. Klik theme/tema kemudian pilih tema yang tersedia sesuai keinginan, Anda juga bisa mengganti warna dan gaya huruf/fontnya
15. Lengkapi konten-konten untuk setiap halaman dan juga sub halaman portofilio digital Anda. Sebelum menyisipkan konten, klik/pilih dulu halaman/page atau sub halaman yang ingin diisi konten. 
16. (Nomor 1) Sebelum melakukan publish/publikasi, (Nomor 2) pastikan nama yang akan digunakan untuk portofolio digital sudah sesuai (lakukan perubahan nama bila nama yang dipilih tidak tersedia),  (Nomor 3) klik MANAGE/Pengaturan untuk mengubah akses Google Sites/Portofolio digital Anda. 



17. Pilih setting public agar semua bisa mengakses portofolio Anda. Pilih pengaturannya sebagai Viewer/Pelihat bukan Editor/pengedit (kecuali Anda ingin seseorang yang memiliki link google sites ini untuk berkolaborasi dengan Anda). Akhiri tahap ini dengan klik done/kerjakan
18. Setelah semua sudah disetting, silakan centang kotak biru apabila Anda tidak ingin Google (Public search engine) menampilkan Google Sites milik Anda. Akhiri dengan klik Publish/publikasi
19. (Nomor 1) klik Home/beranda, (Nomor 2) klik copy publish link, (Nomor 3) klik copy link. Selesai.

Terima kasih, semoga konten ini bermanfaat. Jangan lupa follow dan tinggalkan jejak di kolom komentar. Salam dan Bahagia.  


































Jumat, 17 November 2023

Belajar Berdemokrasi Sejak Dini

Demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang bertumpu pada kedaulatan rakyat. Dalam sistem demokrasi, rakyat memiliki hak dan kewajiban untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami prinsip-prinsip demokrasi sejak dini. Pada usia SMP, peserta didik sudah mulai mampu berpikir kritis dan rasional. Mereka juga mulai memiliki minat dan perhatian terhadap isu-isu sosial, termasuk politik. Oleh karena itu, usia SMP merupakan waktu yang tepat untuk memperkenalkan demokrasi kepada peserta didik. 

Pembelajaran demokrasi dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya melalui proyek penguatan profil pelajar Pancasila dengan tema Suara Demokrasi. Proyek ini dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk:

  • Memahami konsep dan prinsip-prinsip demokrasi
  • Mengaplikasikan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari
  • Berpartisipasi dalam kegiatan demokrasi di sekolah dan masyarakat

Berikut adalah beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan dalam proyek Suara Demokrasi:

  • Studi kasus tentang sejarah dan perkembangan demokrasi di Indonesia
  • Diskusi tentang isu-isu sosial politik terkini
  • Simulasi pemilihan umum
  • Kampanye sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang demokrasi

Proyek Suara Demokrasi dapat memberikan manfaat yang besar bagi peserta didik, antara lain:

  • Meningkatkan pemahaman peserta didik tentang demokrasi
  • Melatih kemampuan peserta didik untuk berpikir kritis dan rasional
  • Mengembangkan rasa tanggung jawab peserta didik sebagai warga negara
  • Mendorong peserta didik untuk berpartisipasi dalam kegiatan demokrasi

Berikut adalah beberapa tips untuk melaksanakan proyek Suara Demokrasi:

  • Pilihlah tema yang sesuai dengan minat dan perhatian peserta didik
  • Buatlah rencana pelaksanaan proyek yang jelas dan terstruktur
  • Libatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan
  • Berikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengekspresikan pendapat dan ide mereka

Dengan pelaksanaan yang tepat, proyek Suara Demokrasi dapat menjadi sarana yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda.

Berikut adalah beberapa contoh konten kampanye yang dapat dibuat oleh siswa SMP:

Yel-yel

Yel-yel adalah cara yang efektif untuk menarik perhatian orang lain dan membangkitkan semangat. Yel-yel kampanye biasanya berisi slogan atau pesan singkat yang mudah diingat. Berikut adalah contoh yel-yel kampanye.

(Irama lagu "We Will Rock You" by Queen)

Kami semua disini bersama, datang untuk mendukung nomor 4. 

Kami, kami dukung!!!.. dukung.. duuukung nomor 4

(Teriakan) Mari kita dukung nomor 4 untuk masa depan OSIS yang lebih baik!

Lagu atau Jargon

Lagu atau jargon juga dapat menjadi konten kampanye yang efektif. Lagu atau jargon dapat membuat kampanye menjadi lebih menarik dan mudah diingat. Berikut adalah contoh lagu atau jargon kampanye.

(Irama lagu: Bangun Tidur)

Bangun tidur ku ingat KAMU (Pasangan calonnya Kamal dan Munir)

KAMU itu pilihan kami.

Ayo semua kita pilih KAMU.

KAMU menang semua senang!

Poster/Selebaran atau Spanduk Sederhana

Poster/selebaran atau spanduk sederhana juga dapat menjadi konten kampanye yang efektif. Poster/selebaran atau spanduk sederhana dapat digunakan untuk menyampaikan informasi tentang visi dan misi pasangan calon. Berikut adalah contoh poster/selebaran atau spanduk sederhana kampanye.

sumber:https://smpn1lumajang.sch.id/2019/10/09/mengintip-poster-keren-para-kandidat-ketua-osis-dan-ketua-mpk-smp-n-1-lumajang-pada-kampanye-ajang-pemilu-sekolah/ diakses pada 15 November 2023
Dalam membuat konten kampanye, siswa SMP harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Konten kampanye haruslah informatif dan mudah dipahami.
  • Konten kampanye haruslah kreatif dan menarik perhatian masyarakat.
  • Konten kampanye haruslah sesuai dengan visi dan misi pasangan calon.

Dengan membuat konten kampanye yang berkualitas, siswa SMP dapat turut berperan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum.