Kolaborasi bersama Kepala SMP N 1 Kelapa

Senang dan bangga karena bisa berbagi praktik baik dengan salah satu sekolah penggerak angkatan 2 di Kab. Bangka Barat. Terima kasih atas sambutannya yang hangat.

Si GoE macan (Implementasi Google Worskpace for Education dalam Pembelajaran Pasca Pandemi

Kolaborasi Sahabat Teknologi Kep. Bangka Belitung dan Bengkulu

Praktik Baik Multimedia Pembelajaran Interaktif

Kolaborasi Sahabat Teknologi Kep. Bangka Belitung dan Ketua MKKS SMP Bangka Barat

Vlog Tugas Akhir PembaTIK Level 4

Pembelajaran Inovatif Berbasis Proyek dengan Memanfaatakan TIK dan Bermuatan Kearifan Lokal

Sabtu, 09 November 2024

Gemini AI: Asisten Cerdas Baru dari Google

Apa itu Gemini AI? Gemini AI adalah model bahasa besar (large language model) terbaru dari Google yang dirancang untuk menjadi lebih canggih dan serbaguna dibandingkan pendahulunya. Bayangkan memiliki asisten pribadi yang sangat cerdas, mampu menjawab pertanyaan, menyelesaikan tugas, dan bahkan berkreasi. Gemini AI dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari menulis email dan esai, hingga menerjemahkan bahasa dan menghasilkan ide-ide kreatif.

Fitur Unggulan Gemini AI:

  • Pemahaman Bahasa yang Lebih Baik: Gemini AI dapat memahami konteks percakapan dengan lebih baik, sehingga respons yang diberikan lebih relevan dan natural.
  • Kemampuan Berpikir Kritis: Model ini mampu melakukan penalaran dan menyelesaikan masalah yang kompleks.
  • Kreativitas: Gemini AI dapat menghasilkan teks kreatif, seperti puisi, skrip, atau kode program.
  • Multibahasa: Model ini mendukung berbagai bahasa, sehingga Anda dapat berkomunikasi dalam bahasa yang Anda kuasai.

Contoh Penggunaan:

  • Bantuan dalam Belajar: Gemini AI dapat membantu Anda memahami konsep yang sulit, membuat rangkuman materi, atau bahkan menjadi teman belajar yang selalu siap menjawab pertanyaan.
  • Peningkatan Produktivitas: Gunakan Gemini AI untuk membuat jadwal, menulis email, atau membuat presentasi.
  • Kreativitas: Jelajahi sisi kreatif Anda dengan meminta Gemini AI untuk menulis cerita pendek atau puisi.

Gemini AI adalah langkah besar dalam perkembangan kecerdasan buatan. Dengan kemampuannya yang luar biasa, Gemini AI berpotensi mengubah cara kita bekerja dan belajar.

Berikut ini langkah-langkah dalam menggunakan Gemini AI:

Gemini AI adalah model bahasa besar (LLM) canggih dari Google yang dapat Anda gunakan untuk berbagai tugas, mulai dari menjawab pertanyaan hingga menghasilkan teks kreatif. Berikut adalah beberapa cara umum untuk mengakses dan menggunakan Gemini AI:

1. Melalui Google

  • Akses Gemini: Buka browser web Anda dan kunjungi https://gemini.google.com/ atau ketik Gemini AI pada Google. 
  • Login: Pastikan Anda sudah login menggunakan akun Google Anda.
  • Mulai Berinteraksi: Setelah masuk, Anda bisa langsung mengajukan pertanyaan atau permintaan kepada Gemini. Misalnya, Anda bisa meminta Gemini untuk menulis puisi, menjelaskan konsep fisika, atau menerjemahkan bahasa.

Tulis Prompt pada kolom yang sudah disediakan. 
Contohnya: 
Ketika Anda ingin membuat sebuah video refleksi maka kamu tinggal mengetik atau menyalin data-data/tulisan yang telah kamu dapatkan sebelumnya, selanjutnya Anda salin tulisan tersebut untuk dimasukan sebagai prompt pada Gemini AI, jangan lupa untuk menambahkan perintah diujung data/tulisan tadi dengan kalimat (Saya ingin membuat video refleksi Dari data-data tersebut, buatkan skript untuk video refleksi saya) lalu tekan enter. Gemini AI akan membantu Anda dalam membuat naskah/script untuk video refleksi Anda. Selanjutnya Anda tinggal menghafalkan naskah/script tersebut sebelum memproduksi video refleksinya.

Setelah mengetik/menginput prompt, maka Gemini AI akan memberikan 3 pilihan draft yang bisa dipilih oleh pengguna Gemini AI, cara melihat ketiga draft tersebut adalah dengan cara klik lihat draft/show draft.

2. Integrasi dengan Produk Google Lainnya

  • Google Search: Gemini AI secara bertahap diintegrasikan ke dalam Google Search. Ini berarti Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih komprehensif dan informatif ketika melakukan pencarian di Google.
  • Produk Google lainnya: Kemungkinan besar, Google akan mengintegrasikan Gemini AI ke dalam produk-produk lainnya seperti Google Workspace (Gmail, Docs, Sheets, dll.).

Tips Menggunakan Gemini AI:

  • Berikan Perintah yang Spesifik: Semakin jelas dan spesifik perintah Anda, semakin baik hasil yang akan Anda dapatkan. Misalnya, alih-alih bertanya "Ceritakan tentang kucing", coba tanyakan "Tuliskan puisi tentang kucing yang suka bermain bola".
  • Eksperimen: Jangan takut untuk mencoba berbagai perintah dan melihat hasil yang berbeda. Gemini AI adalah alat yang sangat fleksibel.
  • Manfaatkan Fitur-fitur Tambahan: Jika tersedia, manfaatkan fitur-fitur tambahan seperti kemampuan untuk menghasilkan gambar atau kode.

Perlu diingat bahwa meskipun Gemini AI sangat canggih, jawaban yang diberikan tidak selalu benar atau lengkap. Selalu verifikasi informasi penting dari sumber yang terpercaya.


Selasa, 01 Oktober 2024

Koneksi Antar Materi Modul 2.3. Coaching untuk Supervisi Akademik

 TUGAS KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.3

CGP Rekognisi: Syarif Firdaus

Angkatan 11 BBGP Jawa Timur


  1. Peran Coach dalam Pembelajaran Berdiferensiasi dan Sosial Emosional

Sebagai seorang coach di sekolah, saya harus berada di garis depan dalam memfasilitasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap siswa. Konsep pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran sosial-emosional yang telah saya  pelajari dalam modul 2 memberikan kerangka kerja yang sangat relevan dengan peran saya. Sebagai coach, saya berperan sebagai pembimbing yang membantu guru untuk memahami gaya belajar, minat, dan kebutuhan emosional siswa secara mendalam. Dengan demikian, guru dapat merancang pembelajaran yang lebih personal dan bermakna, sehingga setiap siswa merasa tertantang dan termotivasi untuk mencapai potensi terbaiknya.

Lebih lanjut, keterampilan coaching memungkinkan saya untuk membangun hubungan yang kuat dan saling percaya dengan guru dan siswa. Hubungan yang positif ini menjadi fondasi bagi pengembangan pembelajaran sosial-emosional. Saya dapat memfasilitasi diskusi terbuka tentang emosi, membantu siswa mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif, dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung. Dengan mengintegrasikan konsep pembelajaran berdiferensiasi dan sosial-emosional, saya tidak hanya membantu siswa mencapai tujuan akademik, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan hidup yang penting untuk sukses di masa depan.

Singkatnya, peran saya sebagai coach sangat strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal. saya dapat membantu guru untuk menjadi fasilitator yang lebih efektif, siswa untuk menjadi pembelajar yang aktif, dan sekolah untuk menjadi komunitas yang lebih inklusif dan berpusat pada siswa.


  1. Keterkaitan Peran Coach dengan Pembelajaran Berdiferensiasi dan Sosial Emosional

Pembelajaran Berdiferensiasi.

  • Mengenali Kebutuhan Individu: Seorang coach memiliki keterampilan untuk menggali lebih dalam tentang kebutuhan, minat, dan gaya belajar setiap siswa. Hal ini memungkinkan coach untuk memberikan dukungan yang lebih personal dan membantu guru dalam merancang pembelajaran yang berdiferensiasi.

  • Fokus pada Proses: Coaching lebih menekankan pada proses pembelajaran daripada hasil akhir. Hal ini sejalan dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas siswa.

  • Memberikan Tantangan: Coach dapat membantu siswa untuk keluar dari zona nyaman mereka dan menghadapi tantangan baru. Dengan demikian, siswa dapat terus berkembang dan mencapai potensi maksimalnya.

  1. Pembelajaran Sosial Emosional.

  • Membangun Hubungan Positif: Coaching adalah tentang membangun hubungan yang saling percaya dan mendukung antara coach dan coachee. Hal ini sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, di mana siswa merasa bebas untuk mengeksplorasi emosi mereka.

  • Meningkatkan Kecerdasan Emosi: Coaching dapat membantu siswa untuk lebih memahami emosi mereka sendiri dan orang lain. Dengan demikian, siswa dapat mengembangkan keterampilan interpersonal yang baik dan mampu berinteraksi dengan orang lain secara efektif.

  • Memfasilitasi Refleksi: Coaching mendorong siswa untuk merefleksikan pengalaman belajar mereka, baik dari segi kognitif maupun emosional. Hal ini membantu siswa untuk belajar dari kesalahan dan mengembangkan kesadaran diri.

  1. Keterkaitan Keterampilan Coaching dengan Pengembangan Kompetensi sebagai Pemimpin Pembelajaran.

Seorang coach yang ulung memiliki visi yang jelas dan inspiratif, sama halnya dengan pemimpin pembelajaran yang efektif. Kemampuan untuk memotivasi dan menginspirasi orang lain, yang merupakan inti dari coaching, menjadi kunci bagi pemimpin dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendorong setiap individu untuk mencapai potensi maksimalnya.

Lebih lanjut, coaching juga melatih kita untuk fokus pada solusi daripada terjebak dalam masalah. Keterampilan ini sangat berharga bagi pemimpin pembelajaran dalam menghadapi tantangan yang kompleks di dunia pendidikan. Dengan pendekatan kolaboratif, pemimpin dapat mengajak seluruh anggota komunitas sekolah untuk bersama-sama mencari solusi terbaik.

Sebagai seorang coach, kita memiliki kemampuan unik untuk membangkitkan semangat dan potensi yang terpendam dalam diri setiap individu. Kemampuan ini sangat krusial bagi seorang pemimpin pembelajaran. Bayangkan seorang guru yang merasa terjebak dalam rutinitas, atau seorang siswa yang meragukan kemampuan dirinya. Dengan keterampilan coaching yang tepat, seorang pemimpin dapat menjadi katalisator perubahan, membantu mereka menemukan kembali semangat belajar dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

Bagaimana caranya? Salah satu kuncinya adalah dengan menciptakan hubungan yang bermakna. Dengan mendengarkan secara aktif, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan merayakan setiap pencapaian kecil, seorang pemimpin dapat membangun kepercayaan dan memotivasi orang lain untuk terus berkembang. Misalnya, seorang kepala sekolah dapat mengadakan sesi coaching rutin dengan guru-guru baru untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan menemukan gaya mengajar yang sesuai.

Selain itu, seorang pemimpin yang inspiratif juga mampu menciptakan visi bersama. Dengan melibatkan semua pihak dalam merumuskan tujuan dan harapan, pemimpin dapat membangkitkan rasa memiliki dan tanggung jawab. Misalnya, sebuah sekolah dapat mengadakan lokakarya untuk merumuskan visi bersama tentang profil lulusan yang diharapkan. Melalui proses ini, seluruh komunitas sekolah akan merasa termotivasi untuk bekerja sama dalam mewujudkan visi tersebut.

Intinya, kemampuan untuk memotivasi dan menginspirasi adalah jantung dari coaching. Seorang pemimpin yang memiliki keterampilan ini tidak hanya akan mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk menjadi pembelajar seumur hidup.

Fokus pada solusi adalah salah satu kekuatan utama dari coaching. Ketika dihadapkan pada tantangan, seorang coach tidak hanya mendengarkan keluhan, tetapi juga mengajak coachee untuk mencari solusi kreatif. Dalam konteks kepemimpinan pembelajaran, keterampilan ini sangat berharga. Sebagai contoh, ketika sebuah sekolah menghadapi penurunan minat siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler, seorang pemimpin yang memiliki keterampilan coaching dapat mengajak guru-guru, siswa, dan orang tua untuk bersama-sama mencari akar masalahnya.

Pentingnya kolaborasi dalam mencari solusi tidak hanya menghasilkan ide-ide yang lebih kreatif, tetapi juga membangun rasa memiliki dan tanggung jawab bersama. Ketika semua pihak merasa terlibat dalam proses pengambilan keputusan, mereka akan lebih termotivasi untuk mengimplementasikan solusi yang telah disepakati.

Selanjutnya, pendekatan coaching juga mendorong pemikiran yang lebih terbuka dan fleksibel. Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menantang asumsi, coach dapat membantu individu untuk melihat masalah dari berbagai perspektif. Hal ini memungkinkan munculnya solusi-solusi yang inovatif dan tidak terduga.

Pemberdayaan adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan berpusat pada siswa. Dengan menerapkan pendekatan coaching, pemimpin pembelajaran dapat memberdayakan guru dan staf untuk mencapai potensi maksimal mereka dan bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi para siswa. 

Peran coach sangat relevan dengan konsep pembelajaran berdiferensiasi dan sosial-emosional. Keterampilan coaching dapat membantu guru dalam memenuhi kebutuhan individual siswa, membangun hubungan yang positif, dan mengembangkan kecerdasan emosional siswa. Selain itu, keterampilan coaching juga dapat berkontribusi pada pengembangan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran.


Kamis, 08 Agustus 2024

Webinar OCB (Kreasi dan Inovasi Bernilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Memanfaatkan TIK) series II tahun 2024

 

Jumpa lagi dalam Seri Webinar Optimalisasi Chromebook dengan tema: "Aktif Perform Gamequ"!
Apa itu? Asesmen interaktif dengan penerapan Google Forms dan Game Quizizz bersama belajar.id!
Ada 2 pemateri yang akan tampil. Pertama Duta Teknologi Kep. Bangka Belitung dan Co-Kapten belajar.id Ibu Ilfa dari SMAN 2 Tanjungpandan dengan judul: "Membuat 4 tipe soal AKM menggunakan G-form".
Yang kedua Co-Kapten belajar.id Bapak Syarif Firdaus dari SMP Negeri 1 Kelapa menyajikan materi: "Asesmen Interaktif dengan Quizizz".
Webinar diikuti oleh ratusan guru yang berasal dari Kep. Bangka Belitung. Diawal webinar, para narasumber sempat terkendala untuk masuk ke dalam zoom meeting dikarenakan peserta yang sudah melebihi kapasitas. Selain ruang zoom, webinar juga bisa diikuti melalui kanal YouTube BPMP Kep. Bangka Belitung.
Peserta yang telah berpartisipasi akan mendapatkan sertifikat (4 JP)

Sabtu, 29 Juni 2024

19 Langkah Mudah Membuat Portofolio Digital

Di era digital ini, portofolio digital menjadi semakin penting bagi para calon Guru Penggerak. Portofolio digital merupakan wadah untuk menampilkan pencapaian, pengalaman, dan kompetensi Anda sebagai seorang pendidik. Dengan portofolio digital yang menarik dan informatif, akan dapat meningkatkan peluang Anda untuk lulus menjadi Guru Penggerak.

Membuat portofolio digital tidaklah sulit. Anda dapat menggunakan berbagai platform online, pada Pendidikan Guru Penggerak Anda akan diarahkan untuk membuat portofolio digital dengan Google Sites. Google Sites adalah layanan gratis dari Google yang memungkinkan Anda untuk membuat website dengan mudah dan cepat. 

Berikut adalah 19 langkah mudah membuat portofolio digital dengan Google Sites bagi Calon Guru Penggerak, langkah-langkah ini juga bisa diikuti oleh siapa saja dengan menyesuaikan konten sesuai kebutuhan masing-masing (penulis menyarankan pembaca untuk menggunakan perangkat laptop/komputer desktop/chromebook untuk mengikuti langkah-langkah ini): 

1. Pastikan Anda sudah masuk (log in) ke akun belajar.id yang Anda miliki.

2. Klik "titik 9" (Fitur Google Workspace for Education) untuk menemukan fitur Google Sites
3. Klik fitur Googel Sites 
4. Anda bisa menggunakan beberapa template yang sudah disediakan. Pilih tanda + bila ingin membuat sendiri. Disini penulis akan menjelaskan langkah cara membuat sendiri. 
5. Beri nama Google Site Anda, contoh; "Portofolio Digital Amir Hamzah"
6. Untuk menambah halaman (page), klik pages/halaman, kemudian klik tanda +, 

7. Untuk nama halaman disarankan yang berkaitan dengan Pendidikan Guru Penggerak, misalnya: Modul PGP (sub halamannya Modul 1, 2 dan 3, Ruang Kolaborasi, Demonstrasi Kontekstual, dsb), Aksi Nyata, Pendampingan Individu, Lokakarya dan sebagainya. Klik "done/kerjakan" untuk menyelesaikan.
8. Klik titik 3, untuk membuat sub halaman. Kemudian pilih add subpage (sub halaman)
9. Tambahkan halaman sesuai kebutuhan Anda sebagai Calon Guru Penggerak

10. Untuk mengisi konten portofolio digital Anda klik insert/sisipkan. Kemudian Anda tinggal memilih konten bentuk apa yang ingin disisipkan/masukan. Apakah berupa text, foto, embed, link (youtube, blog, google drive, social media), Google Docs, Sheets, Slides, Forms, Charts, Maps.   
11. Silakan gunakan portofolio digital untuk mendokumentasikan setiap rangkaian kegiatan Pendidikan Guru Penggerak. Klik insert untuk menyisipkan konten. 
12. Tambahkan text memberikan informasi terkait konten yang ada.  
13. Pilih insert, lalu klik text box. Anda bisa mengubah font dan ukuran font sesuai selera. Drag/tarik teks ke bagian atas/bawah/samping konten. 
14. Untuk mengganti tema, ikuti langkah berikut ini. Klik theme/tema kemudian pilih tema yang tersedia sesuai keinginan, Anda juga bisa mengganti warna dan gaya huruf/fontnya
15. Lengkapi konten-konten untuk setiap halaman dan juga sub halaman portofilio digital Anda. Sebelum menyisipkan konten, klik/pilih dulu halaman/page atau sub halaman yang ingin diisi konten. 
16. (Nomor 1) Sebelum melakukan publish/publikasi, (Nomor 2) pastikan nama yang akan digunakan untuk portofolio digital sudah sesuai (lakukan perubahan nama bila nama yang dipilih tidak tersedia),  (Nomor 3) klik MANAGE/Pengaturan untuk mengubah akses Google Sites/Portofolio digital Anda. 



17. Pilih setting public agar semua bisa mengakses portofolio Anda. Pilih pengaturannya sebagai Viewer/Pelihat bukan Editor/pengedit (kecuali Anda ingin seseorang yang memiliki link google sites ini untuk berkolaborasi dengan Anda). Akhiri tahap ini dengan klik done/kerjakan
18. Setelah semua sudah disetting, silakan centang kotak biru apabila Anda tidak ingin Google (Public search engine) menampilkan Google Sites milik Anda. Akhiri dengan klik Publish/publikasi
19. (Nomor 1) klik Home/beranda, (Nomor 2) klik copy publish link, (Nomor 3) klik copy link. Selesai.

Terima kasih, semoga konten ini bermanfaat. Jangan lupa follow dan tinggalkan jejak di kolom komentar. Salam dan Bahagia.  


































Jumat, 17 November 2023

Belajar Berdemokrasi Sejak Dini

Demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang bertumpu pada kedaulatan rakyat. Dalam sistem demokrasi, rakyat memiliki hak dan kewajiban untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami prinsip-prinsip demokrasi sejak dini. Pada usia SMP, peserta didik sudah mulai mampu berpikir kritis dan rasional. Mereka juga mulai memiliki minat dan perhatian terhadap isu-isu sosial, termasuk politik. Oleh karena itu, usia SMP merupakan waktu yang tepat untuk memperkenalkan demokrasi kepada peserta didik. 

Pembelajaran demokrasi dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya melalui proyek penguatan profil pelajar Pancasila dengan tema Suara Demokrasi. Proyek ini dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk:

  • Memahami konsep dan prinsip-prinsip demokrasi
  • Mengaplikasikan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari
  • Berpartisipasi dalam kegiatan demokrasi di sekolah dan masyarakat

Berikut adalah beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan dalam proyek Suara Demokrasi:

  • Studi kasus tentang sejarah dan perkembangan demokrasi di Indonesia
  • Diskusi tentang isu-isu sosial politik terkini
  • Simulasi pemilihan umum
  • Kampanye sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang demokrasi

Proyek Suara Demokrasi dapat memberikan manfaat yang besar bagi peserta didik, antara lain:

  • Meningkatkan pemahaman peserta didik tentang demokrasi
  • Melatih kemampuan peserta didik untuk berpikir kritis dan rasional
  • Mengembangkan rasa tanggung jawab peserta didik sebagai warga negara
  • Mendorong peserta didik untuk berpartisipasi dalam kegiatan demokrasi

Berikut adalah beberapa tips untuk melaksanakan proyek Suara Demokrasi:

  • Pilihlah tema yang sesuai dengan minat dan perhatian peserta didik
  • Buatlah rencana pelaksanaan proyek yang jelas dan terstruktur
  • Libatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan
  • Berikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengekspresikan pendapat dan ide mereka

Dengan pelaksanaan yang tepat, proyek Suara Demokrasi dapat menjadi sarana yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda.

Berikut adalah beberapa contoh konten kampanye yang dapat dibuat oleh siswa SMP:

Yel-yel

Yel-yel adalah cara yang efektif untuk menarik perhatian orang lain dan membangkitkan semangat. Yel-yel kampanye biasanya berisi slogan atau pesan singkat yang mudah diingat. Berikut adalah contoh yel-yel kampanye.

(Irama lagu "We Will Rock You" by Queen)

Kami semua disini bersama, datang untuk mendukung nomor 4. 

Kami, kami dukung!!!.. dukung.. duuukung nomor 4

(Teriakan) Mari kita dukung nomor 4 untuk masa depan OSIS yang lebih baik!

Lagu atau Jargon

Lagu atau jargon juga dapat menjadi konten kampanye yang efektif. Lagu atau jargon dapat membuat kampanye menjadi lebih menarik dan mudah diingat. Berikut adalah contoh lagu atau jargon kampanye.

(Irama lagu: Bangun Tidur)

Bangun tidur ku ingat KAMU (Pasangan calonnya Kamal dan Munir)

KAMU itu pilihan kami.

Ayo semua kita pilih KAMU.

KAMU menang semua senang!

Poster/Selebaran atau Spanduk Sederhana

Poster/selebaran atau spanduk sederhana juga dapat menjadi konten kampanye yang efektif. Poster/selebaran atau spanduk sederhana dapat digunakan untuk menyampaikan informasi tentang visi dan misi pasangan calon. Berikut adalah contoh poster/selebaran atau spanduk sederhana kampanye.

sumber:https://smpn1lumajang.sch.id/2019/10/09/mengintip-poster-keren-para-kandidat-ketua-osis-dan-ketua-mpk-smp-n-1-lumajang-pada-kampanye-ajang-pemilu-sekolah/ diakses pada 15 November 2023
Dalam membuat konten kampanye, siswa SMP harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Konten kampanye haruslah informatif dan mudah dipahami.
  • Konten kampanye haruslah kreatif dan menarik perhatian masyarakat.
  • Konten kampanye haruslah sesuai dengan visi dan misi pasangan calon.

Dengan membuat konten kampanye yang berkualitas, siswa SMP dapat turut berperan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum.