Blog guru Indonesia, disini tempat belajar, berbagi dan berkolaborasi. Semoga Blog ini dapat menjadi motivasi bagi guru-guru dalam meningkatkan kualitas diri. Selamat membaca!
Senang dan bangga karena bisa berbagi praktik baik dengan salah satu sekolah penggerak angkatan 2 di Kab. Bangka Barat. Terima kasih atas sambutannya yang hangat.
BagiSembako#12. SMP Negeri 4 Simpang Teritip.Setelah berbagi praktik baik di forum MKKS beberapa hari yang lalu, salah satu Kepala Sekolah yang ingin agar sekolahnya mendapatkan informasi terkait pemanfaatan TIK di sekolahnya adalah Bapak Rizal, S.Pd. Dalam sambuatannya beliau ingin agar tim pendidik di Sekolah yang Beliau pimpin bisa menerapkan praktik baik yang saya lakukan. Harapan beliau juga bahwa agar kegiatan hari ini bisa terus dilanjutkan karena beliau meyakini tidak mungkin para guru dapat memahami dengan baik bila kegiatan ini hanya dilaksanakan 1 hari saja. Selain akun belajar.id, beliau juga berpesan kepada saya agar pada kegiatan juga dibahas masalah Paltform Merdeka Mengajar (PMM) karena menurut beliau pemanfaatan PMM belum masif di sekolahnya. Hadir juga bersama kami Bapak Sumaryatno, S.Pd (pengawas sekolah) dan beliau membuka kegiatan ini secara resmi. Seperti biasa sebelum memulai presentasi saya akan memberikan asesmen awal untuk menggali sejauh mana pengetahuan peserta terhadapa materi yang akan saya sampaikan. Saya memulainya dengan pertanyaan, "Apa saja fitur akun belajar.id (Google Workspace for Education) yang sudah sering Bapak / Ibu guru manfaatkan dalam pembelajaran atau untuk menunjang tugas dan fungsi sebagai guru?" respon peserta adalah mereka sudah terbiasa menggunakan gmail dan google drive. Pertanyaan kedua yaitu "Siapa yang sudah menyelesaikan topik pelatihan mandiri dalam Platform Merdeka Mengajar?" jawaban peserta, hanya 1 orang yang sudah menyelesaikan 1 topik hingga aksi nyata.
Setelah mendengar jawaban peserta atas asesmen awal yang saya berikan, saya merasa bahwa keputusan Kepala Sekolah memberikan izin kepada saya untuk berbagi praktik baik di sekolahnya adalah keputusan yang sangat tepat. Besar harapan saya setelah kegiatan ini agar akun belajar.id lebih dioptimalkan pemanfaatannya, PMM juga mulai dibuka lagi dan diikut pelatihan-pelatihan mandirinya hingga aksi nyata. Semua saya bagi tanpa ada yang saya batasi, artinya semua peserta bisa bertanya apa saja terkait 2 materi ini dan saya menjawab dengan kemampuan terbaik saya.
PembaTIK LEvel 4 (Berbagi dan Berkolaborasi) tahun 2023 mewajibkan semua Peserta 30 besar dari setiap provinsi untuk mengumpulkan Tugas berapa vlog berdurasi maksimal 5 menit. Tugas tersebut harus memuat praktik baik pembelajaran yang mengimplementasikan inovasi berupa salah satu model pembelajaran inovasif berbasis TIK yang berpusat pada murid dan bersifat kolaboratif dengan memanfaatkan platform teknologi. Vlog menceritakan tahapan guru dalam menerapkan Pembelajaran inovatif berbasis proyek yang terintegrasi TIK dan bermuatan kearifan lokal. Sebelum menyusun modul pembelajaran guru terlebih dahulu melakukan diskusi dengan rekan sejawat dan selanjutnya guru dapat mencari referensi di Platform Merdeka Mengajar, dalam menyusun modul, guru juga mempertimbangkan hasil asasmen kognitif awal pembelajaran terkait pengetahuan awal dan kesiapan belajar siswa. Guru memanfaatkan makanan/snack tradisional daerah sebagai media pembelajaran, dimana makanan ini nantinya akan dideskripsikan menggunakan kalimat sederhana yang menggunakan kata sifat (adjective).
Guru mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam, berdoa, memeriksa kehadiran siswa dilanjutkan dengan apersepsi dimana guru mencoba mengaitkan pembelajaran hari ini dengan pembelajaran pada pertemuan sebelumnya. Selanjutnya guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Untuk memusatkan perhatian siswa, guru mengajak siswa menyanyikan lagu profil pelajar Pancasila sebagai ice breaking. Berikutnya guru membagikan link Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) sambil menjelaskan tujuan pembelajaran. Kemudian guru menampilkan Google slides presentasi dengan proyektor (adapun google slide ini sudah tersedia di dalam MPI, artinya siswa bisa membuka dan mempelajarinya sepulang sekolah). Setelah memberikan penjelasan, untuk menguji pemahaman anak guru memberikan formatif asesmen dengan permainan Kahoot, tentu saja disini anak-anak akan bersenang-senang. Pertemuan berikutnya guru meminta siswa untuk berdiskusi menyusun kalimat deskripsi menggunakan kata sifat. Kali ini guru menggunakan Canva for Education kolaborasi sebagai media untuk menuliskan hasil diskusi. Selama proses diskusi guru memberikan pendampingan kepada setiap kelompok. Setelah diskusi berakhir, setiap kelompok akan melakukan presentasi di depan kelas. Setelah presentasi berakhir guru memberikan penguatan dan mengajak siswa untuk menyimpulkan pembelajaran, selanjutnya guru menanyakan perasaan siswa setelah belajar dan diakhiri dengan siswa menulis refleksi pada lembar refleksi yang sudah disediakan oleh guru.
Di dalam Vlog tersebut juga memuat rangkaian Kegiatan Berbagi Dan Berkolaborasi yang dilakukan oleh sahabat teknologi baik secara daring dan luring. Saya mengemas kegiatan berbagi dan berkolaborasi dengan akronim BAGI SEMBAKO (sahaBAt teknoloGISEMangat BerbAgi dan berKOlaborasi).
1. BagiSembako#1. SMP Negeri 3 Kelapa (selengkapnya)
2. BagiSembako#2. Webinar Berbagi Praktik Baik Komunitas Belajar Garuda Batik 22 di PMM (selengkapnya)
3. BagiSembako#3. SMP Negeri 1 Kelapa (selengkapnya)
4. BagiSembako#4. Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Kab. Bangka Barat (selengkapnya)
5. BagiSembako#5. SMA Negeri 1 Kelapa (selengkapnya)
6. BagiSembako#6. MGMP Bahasa Inggris SMP Kab. Bangka Barat (selengkapnya)
7. BagiSembako#7. Webinar "NGOPI SOBAT" Komunitas Belajar Sahabat PembaTIK Babel di PMM (selengkapnya)
8. BagiSembako#8. SMP Negeri 2 Simpang Teritip (selengkapnya)
9. BagiSembako#9. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kab. Bangka Barat (selengkapnya)
10. BagiSembako#10. MGMP PPKN SMP Kab. Bangka Barat (selengkapnya)
11. BagiSembako#11. Webinar "Si Goe macan" Komunitas Belajar Belajar.id Babel di PMM (selengkapnya)
12. BagiSembako#12. SMP Negeri 4 Simpang Teritip (selengkapnya)
Pada kesempatan ini, saya selaku peserta PembaTIK Level 4 tahun 2023 (sahabat teknologi Bangka Belitung) mengucapkan terima kasih yang setulusnya kepada semua pihak terkhusus semua Duta Teknologi Bangka Belitung yang sudah membimbing saya dalam menyelesaikan tugas-tugas PembaTIK mulai dari Level 1 (Literasi), Level 2 (Implementasi), Level 3 (Kreasi) dan Level 4 (Berbagi dan Berkolaborasi). Hanya Allah ta'alah Tuhan Yang Maha Kuasa yang bisa membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu semua.
BagiSembako#10. MGMP PPKN SMP Bangka Barat. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Kewarganegaraan / Pendidikan Pancasila kali ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kelapa. MGMP dihadiri langsung oleh Bapak Agus (pengawas mata pelajaran). Sebelum berbagi dan berkolaborasi disini saya terlebih dahulu meminta izin kepada ketua MGMP PPKN Bapak Budi, bahwa bila diizinkan saya ingin berbagi praktik baik yang saya lakukan di depan guru-guru PPKN kab. Bangka Barat. Ternyata Pak Budi memberikan izin kepada saya. Selanjutnya saya juga meminta izin kepada Bapak Agus selalu pengawas mata pelajaran. Jawaban Pak Agus, silakan saja tidak apa-apa.
Saya mulai berbagi praktik baik pemanfaatan multimedia pembelajaran interaktif. Saya juga menjelaskan bagaimana cara membuatnya. Beberapa guru PPKN nampak langsung mencoba untuk mempraktikkan apa-apa yang saya jelaskan.
Saya menjelaskan bagaimana cara membuat video pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi D-ID AI Presenters dari Canva, bagaimana membuat media pembelajaran menggunakan Google Slides, dan membuat game edukasi dengan aplikasi WordWall. Selanjutnya terkait validasi aksi nyata di PMM, saya memberikan tips bagaimana agar aksi nyata bisa dengan mudah divalidasi. Sebagai penutup saya menghimbau agar MGMP PPKN mendaftarkan komunitas belajarnya ke PMM agar bisa berbagi dan menginspirasi guru-guru di Indonesia.
BagiSembako#11. Kombel Belajar.id Babel PMM. Rangkaian kegiatan sahaBAt teknoloGISEMangat BerbAgi Dan BerKOlaborasi episode 11 adalah melalui webinar Pendidikan di Komunitas Belajar.id Bangka Belitung Platform Merdeka Mengajar. Pandemi Covid 19 memang sudah berlalu, akan tetapi peristiwa penyebaran virus ini mungkin tidak akan pernah kita lupakan. Semua sektor terkena dampaknya, begitu juga sektor pendidikan. Awalnya kita semua belum siap menerima cobaan ini, akan tetapi lambat laun kita mulai beradaptasi dengan situasi yang serba dibatasi dan diregulasi. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) adalah satu-satunya solusi agar learning lost tidak semakin parah. Kemendikbudristek bekerja sama dengan Google akhirnya membekali para guru dan siswa dengan akun belajar.id (Google Workspace for Education).
Kita bisa melakukan PJJ dengan Google Meet dengan fasilitas merekam (kala itu), sebagai Learning Management System ada Google Classroom yang Lengkap fitur-fiturnya, untuk menyimpan dan berbagi data ada Google Drive dengan kapasitas tak terbatas/unlimited (kala itu). Akun belajar.id benar-benar bisa membantu tugas kita sebagai guru. Nah, sekarang pandemi sudah hilang apakah kita akan tetap mengoptimalkan peran akun belajar.id?
Pada webinar kali ini sebagai keynote speaker kami menghadirkan Ibu Rani Pramawanti, S.Pd (Duta Teknologi Bangka Belitung 2022). Sebagai narasumber saya sendiri Syarif Firdaus (Sahabat Teknologi Bangka Beliutng) dan Bu Novia Ayu Lestari (Sahabat Teknologi Bengkulu). Dalam sambutannya Ibu Rani mengucapkan selamat kepada kami sebagai peserta pembaTIK level 4. Disini kami disarankan untuk berbagi dan berkolaborasi, baik dengan sahabat teknologi di dalam provinsi dan sahabat teknologi dari provinsi yang lain, selain itu juga berkolaborasi dengan para duta teknologi. Tidak mudah membangun kolaborasi, saya sudah mengikuti pembaTIK dari tahun 2018 dan berhenti di tahun 2022. Bu Rani juga berpesan agar kami tetap semangat untuk berbagi dan berkolaborasi setelah program pembaTIK ini berakhir.
Bu Novia menjadi narasumber pertama pada webinar Kali ini dengan materi Model Pembelajaran Berbasis Discovery Learning dengan Platform Teknologi QMAP (Quizizz Mastery Peak). Bu Novia juga membawa presentasi dengan alur STAR (Situasi, Tantangan, Aksi Dan Refleksi). Sebagai narasumber kedua saya terlebih dahulu mensosialisasikan program pembaTIK. Selanjutnya saya memaparkan material saya yaitu Modul Digital P5 Mudah, Murah, Meriah. Bagaimana cara saya memebuat modul digital? caranya adalah menggunakan fitur Google Sites dari Google Workspace for Education dan tentu saja didukung dengan platform teknologi yang lain seperti canva dan sebagainya.
BagiSembako#9. Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga. Setelah sebelumnya pada Hari Jumat 20 Oktober 2023 Bapak Drs. Rukiman, M.Si Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan Dan Olahraga (Disdikpora) hadir dan membuka webinar yang kami selenggarakan di Kombel Sabahat PembaTIK Babel di PMM, besar harapan saya agar hari ini bisa melakukan audiensi dengan Pak Kadis. Setelah tiba di Kantor Disdikpora, ternyata Bapak sedang melaksanakan perjalanan dinas ke kota Madiun. Tapi saya tidak putus asa, saya mencoba untuk bertemu dengan Bapak Bastomi (Sekretaris Disdikpora). Saya disambut dengan baik dan mulai menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan.
Pertama saya menjelaskan bahwa saya adalah salah satu dari 30 orang guru di Bangka Belitung yang terpilih dari program PembaTIK (Pembelajaran berbasis TIK). PembaTIK adalah program yang dilaksanakan setiap tahun yang terdiri dari 4 level yaitu, Level 1. Literasi, Level 2. Implementasi, Level 3. Kreasi dan Level 4. Berbagi dan Berkolaborasi. Puncak kegiatan ini adalah dipilihnya satu peserta terbaik menjadi Duta Teknologi Bangka Belitung. Saya juga meminta dukungan dari Disdikpora agar kedepan PembaTIK dapat lebih dipromosikan lagi, agar lebih banyak lagi guru yang mendaftar. Kabar baiknya adalah tahun ini peserta terbanyak PembaTIK Bangka Belitung berasal dari Bangka Barat.
BagiSembako#8. SMP Negeri 2 Simpang Teritip. Ini adalah kolaborasi kedua bersama Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Simpang Teritip, setelah kolaborasi pertama di bulan Mei tahun 2022. Pada kolaborasi pertama saya mengangkat materi tentang optimalisasi akun belajar.id dalam pembelajaran. Pada kolaborasi kedua ini, sebelum berkoordinasi dengan Ibu Mie Mie sebagai Kepala Sekolah, saya juga berkoordinasi dengan Ketua Wilayah IGI Bangka Belitung Bapak Edwin Zaini, M.Pd untuk meminta izin kolaborasi dengan membawa organisasi profesi IGI Bangka Barat. Atas dukungan Ketua Wilayah IGI dan Ibu Kepala Sekolah maka terselenggaralah kegiatan ini. SMP Negeri 2 Simpang Teritip berada di Kecamatan Simpang Teritip, untuk kesana saya menempuh perjalanan darat selama 45 menit. Pukul 10.10 WIB saya tiba di Sekolah tersentuh dan langsung menuju ruang laboratorium komputer tempat dimana kegiatan berbagi praktik baik dilaksanakan. Pada saat masuk ruangan saya menyaksikan Ibu Lissalmi, S.Pd (guru penggerak angkatan 5) sedang melaksanakan presentasi praktik baiknya. Tentu saja saya ikut menyimak apa-apa yang disampaikan oleh beliau.
Tibalah giliran saya untuk berbagi praktik baik, diawali dengan ucapan terima kasih karena sudah diberikan kesempatan untuk berbagi praktik baik. Atas permintaan Ibu Kepala Sekolah, saya diminta menyampaikan 3 hal:
Optimalisasi akun belajar.id dalam pembelajaran.
Pembuatan Multimedia Pembelajaran Interaktif.
Tips untuk validasi aksi nyata di PMM.
Seperti biasa dimenit awal saya akan menanyakan sejauh mana pemanfaatan fitur Google Workspace for Education oleh Bapak/Ibu guru. Dari respon yang diberikan, tentu sesuai dengan fakta dilapangan bahwa seiring berakhirnya pandemi, banyak fitur GWE yang mulai dilupakan. Tapi setidaknya Google Drive dan Google Forms masih menjadi andalan. Materi pertama saya akhiri dengan mengajak guru-guru mendaftar di Canva for Education dengan akun belajar.id masing-masing.
Di sesi kedua saya menampilkan Multimedia Pembelajaran Interaktif yang saya buat dengan Google Sites. Tampak ketertarikan dari beberapa peserta, hal ini tampak ketika mereka langsung mencoba untuk mempraktikkan apa-apa yang saya demokan. Harapan saya agar mereka dapat menyusun MPI sederhana secara mandiri setelah kegiatan ini. Meskipun harus beberapa kali mengulang penjelasan, tapi itu tidak menyurutkan semangat saya untuk berbagi dan berkolaborasi. Setelah tuntas dengan Google Sites, saya pindah pada materi terakhir yaitu seputar Platform Merdeka Mengajar (PMM). Ternyata banyak guru belum optimal memanfaatkan PMM dan terkendala dalam menyelesaikan aksi nyata. Saya memberikan saran agar Bapak/Ibu guru tetap semangat mengikuti setiap topik yang direkomendasikan di PMM. Syarat agar aksi nyata divalidasi adalah ikuti setiap petunjuk/instruksi dalam pengerjaan aksi nyata, lalu jangan lupa untuk mendokumentasikan proses penyusunan aksi nyatanya, dokumentasikan juga proses sosialisasikan aksi nyata tersebut dan terakhir siapkan lembar umpan balik/refleksi dan jangan lupa untuk disisipkan pada aksi nyatanya. Setelah aksi nyata diposting di PMM, salin tautannya untuk dibagikan ke komunitas agar aksi nyatanya mendapatkan umpan balik di PMM.
BagiSembako#7. Kombel Sahabat PembaTIK Babel PMM. Webinar Pendidikan NGOPI SOBAT menghadirkan Bapak Drs. Rukiman, M.Si (Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olaharaga Kab. Bangka Barat) sebagai keynote speaker. Selain Bapak Kepala Dinas kamis juga menghadirkan Bapak Dedi Sulaiman, S.Pd (Duta Teknologi Bangka Belitung 2021) sebagai keynote speaker kedua.
Sebagai narasumber webinar yaitu:
Syarif Firdaus, S.Pd.,Gr (Mengangat tema Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran Interkatif dalam Pembelajaran).
Ujang Sugara, M.Pd (Membahas Pembelajaran dengan Video Pembelajaran dan Canva)
Hence, S.Pd.,Gr (Membahas Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran Kontekstual).
Dalam sambutannya Kepala Dinas menyambut baik atas terselenggaranya webinar ini, beliau juga mengungkapkan bahwa Kegiatan seperti ini adalah sesuatu yang beliau impikan dan beliau sangat Bangka karena kami bertiga bisa mewujudkannya. Bapak juga menyapa hangat peserta webinar dan berharap agar para peserta mendapatkan sesuatu yang bermanfaat. Dalam paparannya duta teknologi ikut bangga karena bisa bertemu dengan rekan-rekan kerja lama dari Bangka Barat. Diketahui sebelum berdinas di Bangka Selatan, Bapak Dedi sejak tahun 2009 sudah mengajar di beberapa sekolah swasta di kota Mentok. Kehadiran beliau dalam webinar seakan mengulang masa lalu, kata beliau sambil menyapa beberapa nama yang beliau kenal.
Webinar dimulai dengan penampilan Bapak Ujang Sugara, M.Pd yang membawakan materi terkait pembelajaran berdiferensiasi dan Pemanfaatan Canva. Selanjutnya Bapak Hence, S.Pd.,Gr memaparkan praktik baiknya tentang Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran kontekstual. Sebagai narasumber terakhir saya sendiri Syarif Firdaus, S.PD.,Gr, saya membagikan praktik baik Pemanfaatan Multimedia Interaktif (MPI) dalam pembelajaran. Diawali dengan pertanyaan pemantik "Benarkah MPI dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam proses pembelajaran? Saya mengajar peserta menggunakan alur STAR untuk mengetahuinya Situation (situasi), Task (tantangan), Action (aksi), Result (hasil/refleksi).
Setelah kami bertiga menyelesaikan paparan, beberapa peserta mengajukan pertanyaan kepada kami. Kamipun menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara bergantian.